TUHAN mungkin menawarkan jalan Nya dari sini.
Suatu dikala dikala Saya masih kerja di perusahaan swasta nasional sebagai network administrator sekalian helpdesk punya honor tetap tiap bulan. Kerjaanya santai klo nggak ada komputer yang bermasalah atau operator komputer yang kesulitan mampu dibilang ngak ada kerjaanlah.
Yah kerjaannya memang santai tapi gajinya yang sedikit di atas UMR (Upah Minimum Regional) itu juga santai ternyata. Bayangin waktu itu Saya harus bayar kontrakan rumah dan kredit kereta astrea grand kodok second di tambah harus memenuhi uang belanja sehari-hari lagi.
Waktu itu istri Saya akan melahirkan anak kami yang pertama. Buat biaya rumah sakit nggak punya uang huf! Cari jalan mo pinjem uang sama kantor. Apa yang terjadi mo pinjem uang sama kantor memang susah. Bukan cuma sekali Saya usaha pinjem uang untuk biaya melahirkan istri Saya. Tapi berkali-kali hm... murung juga mo minjem duit untuk biaya melahirkan susah dapet nya.
Akhir nya si Bos merasa kasihan (fiuh hancur hati ini melihat bos merasa kasihan). Ini kata-kata si big bos yang Saya ingat "Aku kasian liat Kau Ini" (Hancur... luruh hati ini mendengarnya) risikonya pertolongan untuk biaya melahirkan pun dikeluarkan dari kas melalui bendahara kantor. Alhamdulillah jadilah mampu uang untuk biaya istri melahirkan.
Sejak dikala itu Saya berjanji di dalam hati "Saya tidak akan mau bekerja jadi karyawan kantoran lagi!" Sumber http://hartoto-dinata.blogspot.com Sumber https://peluangusahabisnisonliner.blogspot.com
Ads 970x90
Home
belajar bisnis online
entrepeneur
kelas guru private online
kursus online
Bisnis Online Karena Berjanji Tidak Akan Bekerja Sebagai Karyawan Kantoran Lagi...
Bisnis Online Karena Berjanji Tidak Akan Bekerja Sebagai Karyawan Kantoran Lagi...
Related Posts
Load comments